Headlines News :
Tampilkan postingan dengan label HIDUPKU. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label HIDUPKU. Tampilkan semua postingan

Bekerjalah Dengan Cinta

Written By Calu on Jumat, 20 April 2012 | 22.12

kumpulan cerita motivasi kehidupan,motivasi diri,motivasi dalam kerja,motivasi islami,motivasi anak,motivasi berprestasi,motivasi inspirasi,motivasi disiplin,motivasi bisnis,tips motivasi,kata kata motivasi,puisi motivasi,sosok motivasiWanita paruh baya itu berperawakan pendek dan sedikit gemuk. Beberapa helai uban turut menghiasi mahkota kepalanya yang diikat dengan penjepit rambut. Namun raut wajah bulat telur itu seakan tak pernah sekalipun terlihat cemberut. Ia selalu tampak riang, sehingga menyembunyikan parasnya yang jelas telah digurati keriput.

Wanita itu memang tidak terlalu rentan, tetapi kekuatan dan kegesitan di masa mudanya niscaya telah direnggut usia. Karenanya, percayakah bahkan dari dirinya pun akan ada sebuah pelajaran tentang makna cinta?

* * *

Selalu…

Sabtu adalah hari yang ditunggu. Hari di mana nafas bisa dihela dengan panjang, dan sejenak mengistirahatkan raga dari rentetan kesibukan yang melelahkan. Saatnya pula untuk menikmati kebersamaan dengan seisi anggota keluarga. Sehingga, berbelanja di sebuah supermarket dekat rumah pun menjadi hiburan yang tak kalah meluahkan kebahagiaan.

Namun sepertinya tidak bagi wanita itu. Bagaikan tak mengenal hari libur, nyaris setiap waktu sosoknya selalu kutemui di sekitar kokusai kouryuu kaikan serta kampus.


Layaknya hari kerja, dikemasnya sampah-sampah yang berserakan serta dipisahkan antara yang terbakar dan tidak. Lantas ditaruhnya pada plastik yang berbeda warna. Sebentar kemudian diambilnya kain untuk mengelap kursi dan meja. Tak lupa, dengan vacuum cleaner dibersihkannya juga permukaan lantai. Setelah selesai ia segera beranjak ke toilet, lalu dengan mengenakan sarung tangan plastik dibersihkannya bekas kotoran manusia tersebut tanpa raut muka jijik.

Ia seperti tak peduli rasa lelah atau letih, walaupun terlihat pakaian seragam cleaning service biru mudanya telah basah bersimbah keringat. Tak juga kepenatan menyurutkan keramahannya untuk bertegur sapa dengan siapa saja saat bertemu muka.

Wanita itu entah siapa namanya. Hanya dengan panggilan obachan ia biasa disapa. Saat bersua denganku, juga selalu disempatkannya bertanya kabar. Bahkan ia pernah bercerita panjang lebar tentang anak-anak serta cucunya karena sering melihatku berjalan-jalan dengan keluarga. Beberapa kali pula saat usai kerja kulihat ia sedang berbelanja, masih lengkap dengan seragam biru mudanya. Lantas ditaruh barang-barang tersebut dikeranjang, dan perlahan dikayuhnya pedal sepeda tua untuk beranjak pulang.

Entahlah, rasanya tak ada perasaan iri dihatinya saat di hari libur ia ternyata harus bekerja, sementara aku justru berleha-leha. Ia bahkan tetap saja semangat bekerja dengan penuh suka cita. Begitu pula dengan obachan dan ojichan lain yang pernah kutemui, mereka selalu asyik menikmati pekerjaannya. Mencabut rumput liar di pekarangan kampus ketika musim panas, menyapu jalanan dari daun yang berserakan pada musim gugur, bahkan dengan bersusah payah turut menyerok tumpukan bongkahan salju di musim dingin.

Terlihat betapa bergairahnya mereka ketika memang waktunya harus bekerja. Gairah dalam bentuk kesungguhan dalam menekuni apapun jenis pekerjaan, yang mungkin tak dipandang orang walau dengan sebelah mata. Karenanya, tak terdengar ngalor-ngidul obrolan hingga jam istirahat tiba untuk sejenak melepaskan lapar dan dahaga. Berselang satu jam kemudian, mereka akan kembali sibuk menekuni pekerjaannya. Senantiasa egitu, dari waktu ke waktu.

Rutinitas mereka mungkin tidaklah istimewa. Bekerja demi memperoleh sedikit nafkah atau sekedar menghabiskan waktu luang, tentu lebih baik dari bermalas-malasan di rumah. Terlebih-lebih itu adalah pekerjaan kasar, bukan kerja kantoran yang menyenangkan dengan penyejuk atau pemanas ruangan.

Lalu mengapa mereka selalu saja bekerja seolah tak pupus oleh lelah? Bahkan bekerja bagaikan sebuah energi yang tak kunjung padam, mengalir dalam pembuluh darah serta menggerakkan jiwa dan raganya.

Sekejap akupun tepekur, kemudian mahsyuk merenung…

Dan kulihat ada gairah membara yang berpendar dari balik kerut-merut kelopak mata tua itu. Seolah sinar matanya menyiratkan pesan agar bekerjalah dengan cinta. Karena bila engkau tiada sanggup, maka tinggalkanlah. Kemudian ambil tempat di depan gapura candi untuk meminta sedekah dari mereka yang bekerja dengan suka cita. (Kahlil Gibran). Wallahu a’lamu bish-shawaab

Hatiku...Hancur Neng........!!!

Buat teman-teman yang sedang dilanda sakit hati, baik itu karena cinta maupun karena masalah yang sedang dihadapi, saya ada sedikit tips untuk di sharing ke teman-teman, semoga tips ini bermanfaat.

  1. Kata temen-temen yang pengalaman akan stress berat, tarik nafas yang panjang seusai mengalami masalah berat. Rileks dulu. Tenangkan ritme peredaran darah dan denyut jantung.
  2. Alirkan hawa positive secara perlahan dan buang energi negatif secepatnya [maksud loe ?]. Gini, misal study kasus : gue gagal eksekusi penalty di saat penting, rileks aja men, gue ga bodoh koq. david beckham dan roberto baggio aja gagal di depan jutaan orang. toh karir mereka ngga' banyak terganggu setelah itu. pikir positif. kegagalan itu adalah pelajaran.
  3. Contoh lain (yg populer) apa lagi? masalah cewek / cowok. whe hehe. sering banget tuhh bikin sakit hati. ni rada-rada panjang [kalo menurut teropong gue] pertama : Jika kamu kalah bersaing,karena lawan kmu itu lebih pinter, jenius, kaya, keren, dll. Sudahlah, terima dulu keadaan ini, jangan menghabiskan tenaga untuk bertempur terus-terusan apa lagi sampai bertahun-tahun. just leave her / him. positive thinking : betapa sialnya dia, menolak orang keren seperti Anda !! ingat, anda terlalu berharga untuk dipermainkan. Masih ngga' bisa lupakan ? sakit hati ? Hemmm. . langkah penghabisan : hapus no HP nya, hapus segalanya yang berhubungan dengan dia / moment buruk, baik foto, maupun benda-benda lain yang bisa membuat drop pikiran.
  4. Jangan mendengarkan lagu-lagu patah hati, menyerah atau pasrah, dengarkan lagu inspiration dan bahagia.
  5. Habiskan waktumu bersama sahabat-sahabat baik, genk, atau siapa pun buat ngobrol, curhat dan tukar pikiran.
  6. Jangan ada waktu buat melamun, atau pikiran kosong. berbahaya.(hantu ??) ngga', bukan itu!! tapi berpotensi mengenang ingatan burukmu. Jadi isilah seluruh waktumu dengan pekerjaan. baik maen game, menulis, membaca, ngoding, query, pokoke harus membuat otakmu berpikir. Semakin keras semakin baik. Semakin senang juga bagus. kombinasikan dengan gerak motorik dan panca indera yang lain. (jogging pagi-pagi sambil cuci mata misalnya :P)
  7. Baca buku-buku motivasi biar tetap semangat dan tegar dalam menjalani problematika kehidupan yang berat dengan ujian ini.
  8. Terakhir yang Paling Penting : ingat Tuhan, banyak berdoa. Mungkin sakit hati itu adalah cobaan bagimu, karena mungkin saat itu kamu lebih mencintai dunia dari pada Sang Pencipta.
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Alon-arah.blog - All Rights Reserved
Template Modify by Creating Website Inspired Wordpress Hack
Proudly powered by Blogger